Penemuan Sumur Bor Semburkan Gas Bercampur Lumpur Gegerkan Warga Sumenep

Agen Casino

Penemuan Sumur Bor Semburkan Gas Bercampur Lumpur Gegerkan Warga Sumenep – Masyarakat Sumenep, Madura, digegerkan penemuan sumur bor yang menyemburkan gas. Sumur bor yang keluarkan lumpur serta gas punya Nawawi (30), masyarakat Dusun Jandir, Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, sekarang didatangi beberapa orang.

Menurut Nawawi, pengeboran sumur itu diawali semenjak Senin (11/2). Waktu itu dianya menggali sumur sampai kedalaman 35 mtr.. Akan tetapi tidak diduga sumur keluarkan lumpur mendidih.

Akan tetapi saat itu ia belumlah tahu terdapatnya kombinasi gas dalam lumpur itu. Hingga pengeboran dilanjutkan sampai kedalaman 62 mtr..

Waktu malam mendekati, Nawawi menyimpan lampu templek (Dhamar Kambeng/ Madura) di dekat lubang sumur itu. Tidak diduga api lampu templek menyambar ke lubang sumur bor serta tampak bara api.

“Saya tahunya itu ada gas tempo hari pada Rabu (13/2) malam. Seperti biasa saya menyimpan lampu templek di dekat sumur ini, tidak diduga apinya menyambar ke lubang sumur serta membara,” kata Nawawi di tempat sumur bor pada wartawan, Jumat (15/2/2019).

Semula, jelas Nawawi, air dari sumur bor itu akan dipakai untuk keperluan keseharian. Termasuk juga untuk ambil air minum. Bahkan juga sumur itu akan diapaki untuk mengairi tempat pertanian. Sayang, upayanya sekarang tidak membawa hasil. Alih-alih ingin memperoleh air yang jernih, justru keluar lumpur bercampur gas yang dipandang menggelisahkan.

“Awalannya saya ingin ngebor mencari sumber air bersih nyatanya keluar lumpur,” lebih Nawawi.

Berita terdapatnya sumur lumpur memiliki kandungan gas langsung menyebar ke masyarakat seputar sampai desa tetangga. Pada akhirnya, banyak masyarakat banyak yang datang untuk menunjukkan kebenaran berita itu.

“Saya kaget saja dengar berita terdapatnya kejadian alam ini. Lalu saya ke sini, nyatanya benar keluar lumpur serta api,” kata salah satunya pengunjung, kata Wiliyati.

Walau ada garis polisi sinyal bahaya, akan tetapi beberapa masih mendekat. Bahkan juga ada masyarakat serta anak-anak coba membakar jagung muda diatas api itu. Serta akhirnya jagung jadi masak. Mereka seolah tidak memedulikan garis polisi yang terpasang di seputar tempat.