Home / Berita Umum / Gunung Agung Masih Tetap Memberikan Kegiatan Yang Masih Relatif Tinggi

Gunung Agung Masih Tetap Memberikan Kegiatan Yang Masih Relatif Tinggi

Gunung Agung Masih Tetap Memberikan Kegiatan Yang Masih Relatif Tinggi – Kegiatan Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, dalam 6 jam paling akhir masih tetap terekam 2 x gempa letusan, enam embusan, serta dua gempa vulkanik, Rabu (4/7). Kepala Sub Sektor Mitigasi Pemantauan Gunung Api Lokasi Timur, Pusat Vulkanologi serta Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Devy Kamil Syahbana memaparkan, utk sisi kegempaan masih tetap memberikan kalau kegiatan Gunung Agung masih tetap relatif tinggi.

Diluar itu, erupsi Gunung Agung berjalan awal hari yang barusan pada waktu 3. 25 WITA serta waktu 05. 06 WITA. Utk erupsi yg berjalan pada waktu 3. 25 WITA, sifatnya ialah erupsi strombolian yg menyerupai pada tanggal 2 Juli tempo hari, serta teramati ada lontaran lava pijar ke jarak lebih kurang 1 km. Mempunyai arti lebih kecil ketimbang erupsi strombolian kemari yg berjarak 2 kilo mtr..

” Lantas yg yang barusan pagi waktu 05. 06 WITA, erupsinya juga lebih kecil, condong ke erupsi abu, serta abu yg teramati pada 1. 000 hingga 2. 000 serta menuju menuju barat, ” ucap Devy di Pos Monitor Gunung Api Agung, Desa Rendang, Karangasem, Rabu (4/7).

Perihal tersebut memberikan kalau masih tetap ada material panas di puncak. Walau laju aliran lava ke permukaan kawah melambat akan tetapi satelit masih tetap dapat merekam terdapatnya citra panas itu.

” Maka terjadinya eksplosif yg tambah besar karna pengerasan dari lava di permukaan relatif lebih kecil, karna masih tetap ada citra panas. Kami menyaksikan juga kalau deformasi dari Gunung Agung itu, pascaerupsi efusif yg berjalan di tanggal 28 serta 29 Juni 2018 hingga hari itu, condong alami deflasi (Penurunan), ” jelas Devy.

Devy juga memaparkan, kalau erupsi yg berjalan dalam berapa paling akhir itu, merupakan manifestasi dari penurunan dorongan didalam badan Gunung Agung. Maka, erupsi-erupsi itu belum juga memperlihatkan terdapatnya pembangunan dorongan serta malahan kurangi dorongan yg berada pada Gunung Agung.

” Maka dalam tempo dekat itu, benar-benar kemungkinan kecil kalau erupsi dapat berjalan besar. Karna berjalan erupsi besar butuh volume magma yg besar juga. Hingga sekarang isyarat menuju sana beluk teramati. Akan tetapi kami masih tetap menyaksikan terdapatnya pembangunan dorongan di langkah awal, ” pungkasnya.

” Maka berjalan erupsi pada sekarang, peluang berjalan ialah lontaran lava pijar atau lontaran abu, di jarak radius 4 km. Oleh maka itu, kami simpulkan Gunung Agung hingga sekarang masihlah dalam status level 3 (siaga), serta utk rujukan pada warga ialah terus tdk mengerjakan aktivitas serta tdk mendekati radius 4 km dari puncak Gunung Agung, ” tutup Devy.

About admin